Rabu, 02 November 2011

JK: SEA Games Mau Sukses? Izin Komodo Dulu "Masa pakai lambangnya tapi tidak dikasih tahu komodonya," kata Jusuf Kalla.


RABU, 26 OKTOBER 2011, 15:43 WIB

VIVAnews - Duta Komodo Indonesia, Jusuf Kalla, sempat protes ketika obor SEA Games  tidak punya agenda untuk mampir ke Pulau Komodo. Namun, mantan Wakil Presiden Indonesia itu akhirnya senang karena obor SEA Games jadi mampir ke pulau di wilayah Nusa Tenggara Timur tersebut.


Obor SEA Games memang pada awalnya tak dijadwalkan mampir ke Pulau Komodo. Hanya kota-kota besar yang disinggahi seperti Jakarta, Makassar, Palembang, Jayapura, dan lain sebagainya. Namun, rencana ini berubah setelah JK mengajukan protes.

"Dia (SEA Games) punya ikon, maskotnya kan Komodo. Ya, saya kira mesti ke sini dulu dong. Minta izin. Masa pakai lambangnya tapi tidak dikasih tahu komodonya," kata JK di sela-sela kunjungannya ke pulau Komodo, Rabu, 26 Oktober 2011.

Obor SEA Games sendiri mulai keliling Indonesia sejak 23 Oktober lalu. Setelah hari ini mengunjungi Pulau Komodo, obor itu akan melanjutkan perjalanannya ke Kupang.

Kota terakhir yang dituju obor SEA Games adalah Palembang pada 11 November mendatang. Kedatangan obor itu sekaligus menandakan dimulainya ajang olahraga SEA Games.

Saat kunjungan ke Pulau Komodo tadi, JK juga menerima sertifikat finalis New 7 Wonders of nature dari Presiden New 7 Wonders Foundation, Bernard Weber. Seperti diketahui, Pulau Komodo kini sedang berlomba-lomba dengan 27 saingannya untuk menjadi tujuh keajaiban baru dunia.

"Sertifikat, untuk mengatakan ini sudah final. Jadi, ada 440 yang melamar sebagai keajaiban dunia dari 220 negara. Indonesia mengusulkan tiga, Pulau komodo, danau Toba, dan Krakatau. Kemudian diperiksa tim ahli. Tim ahli itu ketuanya, Profesor Weber. Dia bekas Direktur UNESCO."

"Dipilih jadi 77. Dari angka itu dipilih lagi jadi 28. Jadi, pulau Komodo sudah memenuhi segala syarat tinggal dipilih terbaik dari yang terbaik jadi tujuh," jelas mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

JK optimistis Pulau Komodo bisa terpilih sebagai tujuh keajaiban baru dunia. "Terakhir jumlah dukungan ada 36 juta. Kira-kira butuh 30 juta lagilah," katanya.

Pengumuman pemenang sendiri rencananya akan dilakukan pada 11 November mendatang. (adi)
• VIVAnews

"Promosi Komodo Kok Lewat Yayasan Abal-abal" Sudah setahun ditelusuri di Swiss, alamat kantor Yayasan New7Wonders tak ditemukaan.


VIVAnews – Di tengah mengalirnya gelombang dukungan masyarakat pada Komodo, kredibilitas penyelenggara kompetisi 7 keajaiban baru dunia, New7Wonders Foundation, malah dipertanyakan. Tak kepalang tanggung, yang menyangsikan adalah pemerintah sendiri. 
Adalah Duta Besar RI untuk Swiss, Djoko Susilo, yang melansir pernyataan mengagetkan: New7Wonders adalah yayasan “abal-abal”. Ditelusuri tim Kedutaan selama setahun, alamat surat yayasan ini--yang disebutkan di Hoeschgasse 8, P.O. Box 1212, 8034 Zurich--ternyata tak valid. Yang paling mendekati adalah: Hoeschgasse 8, P.O. Box 1212, 8008 Zurich. Tapi di alamat ini staf Djoko tak berhasil menemukan kantor yayasan. Yang mereka dapati adalah Museum Heidi Weber.
"Ini yayasan abal-abal. Kami sudah tongkrongi, bukan cuma 1-2 jam tapi sehari penuh. Tidak juga ditemukan orang-orangnya," kata Djoko saat diwawancarai VIVAnews.com melalui telepon, Selasa 1 November 2011. 
Pernyataan Djoko disanggah Ketua Pendukung Pemenangan Komodo Emmy Hafild. Menurut dia, isu Yayasan New7Wonders palsu terlalu mengada-ada. Dia mengibaratkan polemik ini bagai makanan basi yang kembali dihangatkan guna menjegal kemenangan Pulau Komodo.
Bagaimana penyusuran yayasan ini di Zurich, Djoko Susilo yang menjabat sebagai duta besar sejak Maret 2010 ini menjelaskannya panjang lebar. Petikannya:
Penelusuran atas Yayasan New7Wonders ini inisiatif Anda atau perintah dari Jakarta? 
Sebelum ramai-ramai ini saya juga sudah curious. Sepertinya ada yang tidak beres dengan urusan Komodo ini. Akhirnya, ada juga tim dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata datang ke sini sekitar bulan April 2010. Tapi, sebelum kedatangan tim itu, saya sudah memeriksa alamat Yayasan. 
Apa hasil penelusuran tim Anda di lokasi?
Tidak ada satupun orang di Swiss ini yang mengenal yayasan itu. Saya sudah mengunjungi semua pejabat dan kalangan media di sini, tidak ada yang tahu soal itu. Bahkan, tetangga yang tinggal di dekat alamat yayasan itu juga tidak tahu. Yang ditemukan hanya museum. Pun, museum itu hanya buka pada musim panas (Juni, Juli, Agustus) dan pada jam-jam tertentu saja, sekitar jam 14.00 sampai 17.00. 
Mungkin yayasan itu menumpang berkantor di museum?
Ini bukan numpang, tapi memang tidak ada. Alamatnya pun tidak jelas. Orangnya siapa, panitianya siapa? Museumnya saja buka hanya saat musim panas, apalagi kantornya. Kalau UNESCO itu kan jelas, ada semua. 
New7Wonders resmi terdaftar sebagai yayasan di Swiss?
Di sini (Swiss) bikin yayasan gampang. Teknisnya pun sangat mudah. Kalau mereka mau mengadakan kegiatan di Internet, itu memang sah-sah saja. Salahnya, Anda yang ikut. Mereka menyelenggarakan acara itu mungkin sebagai bisnis mencari untung dan karena itu menarik biaya. Untung ada Pak Sapta Nirwandar (Wakil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata) yang tidak mau membayar yayasan abal-abal itu. 
Penelusuran ke alamat yayasan dilakukan berapa lama?
Sejak Maret 2010, begitu menjabat saya langsung action. Jadi, kami sudah satu tahun menyelidiki ini. Tidak ada satupun pejabat Swiss dan media yang tahu. Saya setuju soal pentingnya mempromosikan Komodo, tapi jangan lewat yayasan ini. Ayo kita promosikan Komodo. Di Swiss saya sangat bisa membantu.  
Jika benar yayasan ini abal-abal, kenapa banyak sekali negara ikut berpartisipasi?
Menurut saya, negara-negara lain tidak terpancing melakukan kampanye massal. Mereka tidak sampai mengerahkan massa, tidak seperti di Indonesia. Di Zurich sini memang tidak ada, kok. Tetangga juga tidak kenal. tidak ada yang tahu. 
Kalau memang meragukan, kenapa pada awalnya Indonesia ikut mendaftar?
Semua berawal dari kecurigaan, khususnya setelah Yayasan meminta uang dalam jumlah besar. 
Yang saya sayangkan sekarang, mengapa mengubah cara voting Komodo jadi lewat SMS. Itu bagaimana? Menurut ketentuan, hanya bisa satu kali vote lewat Internet. Kok sekarang bisa berubah jadi SMS? Itu kata siapa? Yang mengubah siapa? 
Saya khawatir Bu Emmy (Ketua Pendukung Pemenangan Komodo Emmy Hafild) itu ada kerjasama. Apakah dia sudah bertemu dengan panitia dari Yayasan? Kami yang di Swiss saja sulit bertemu panitia. Kami sudah tongkrongi, bukan satu-dua jam, tapi satu hari penuh. Hasilnya tidak ada, nihil. 
Mengapa Anda juga mengecam pemberian vote lewat SMS?
Voting pakai SMS itu patut dipertanyakan. Siapa yang memberi mandat bekerja sama dengan provider di Indonesia? Kok tega-teganya itu? Saya bisa saja menganggap jangan-jangan mereka patut diduga melakukan penipuan. Orang kirim SMS bayar Rp1.000, itu uangnya ke mana?
Biayanya cuma Rp1 per SMS...
Ya, satu rupiahpun ada nilainya. Uangnya sekarang ke mana?
Tadi Anda bilang soal penipuan. Bagaimana maksudnya?
Pernahkah panitia Indonesia bertemu dengan Bernard Weber, Presiden dan pendiri New7Wonders. Kalau sekarang mereka hanya berkomunikasi lewat email, bagaimana coba? Memang betul, dia (Emmy) mengatakan sekarang sudah zaman modern, kantor itu bisa di mana-mana. Tapi, kan tetap ganjil. 
Bagaimana dengan Pak Jusuf Kalla, duta kampanye Komodo?
Pak JK itu kan karena saking semangatnya. Saya yakin Pak JK tidak mengetahui duduk masalahnya. Apalagi, dengan perubahan mekanisme voting dari semula di Internet yang tiba-tiba menjadi menggunakan SMS. 
Bersama JK, Presiden SBY sendiri telah mengkampanyekan Komodo di Lombok.
Saya kira… itu karena mereka sangat bersemangat untuk mempromosikan Komodo. Ini jelas ada yang salah. Promosi Komodo kok lewat “yayasan kaleng” begitu. 
Apa jalur promosi lain di luar Yayasan New7wonders?
UNESCO. Mereka sendiri sudah menyatakan bahwa Taman Nasional Komodo ini warisan dunia. Kenapa tidak lewat UNESCO? Lebih konkret. Semua orang mengakui UNESCO. (kd)

DUKUNG KOMODO


Setelah Candi Borobudur gagal memasuki 7 Keajaiban Dunia Baru untuk kategori keajaiban dunia hasil budaya manusia (man made) pada tahun 2007 dalam hasil polling dunia oleh New 7 wonders, diikuti dengan tidak lolosnya Gunung Anak Krakatau dan Danau Toba untuk kategori keajaiban alam, sekarang tinggal Taman Nasional Komodolah satu-satunya tumpuan harapan Indonesia untuk melaju ke babak final masuk 7 besar dalam N7WS Of Nature (Keajaiban Dunia Baru Kategori Alam).
BERAGAM FAKTA TENTANG KEAJAIBAN TAMAN NASIONAL KOMODO

  • Taman Nasional Komodo yang berdiri 1980 merupakan satu-satunya wilayah konservasi dimana didalamnya terdapat habitat asli satwa purbakala endemik Komodo.
  • Selain Komodo terdapat 25 spesies hewan darat dan burung yang dilindungi, juga flora langka seperti Kayu hitam (Diospyros javanica) dan bayur (Pterospermum diversifolium).
  • Merupakan Situs Warisan Dunia dan Cagar Biosfir oleh UNESCO sejak tahun 1986
  • Kondisi alamnya unik, terdapat ekosistem pantai, ekosistem hutan bakau, ekosistem padang rumput, ekosistem hutan hujan tropis,  ekosistem air laut, dan ekosistem savanna dalam satu wilayah Taman Nasional Komodo
  • Terdapat komunitas hutan mangrove/ bakau  yang berguna sebagai penghalang atau benteng fisik alami terhadap erosi dan akarnya menjadi tempat pembiakan dan daerah perlindungan bagi kepiting,udang dan moluska
  • Di kawasan ini anda dapat menjumpai 253 spesies terumbu karang yang merupakan salah satu pesona biota terindah didunia, ditambah lagi 1.000 spesies ikan yang menambah semarak panorama laut.
  • Bagi anda yang gemar berwisata bahari,  disini anda dapat berenang, snorkeling, menyelam atau pun berjemur menikmati keunikan hamparan pasir merah dengan bebatuan berwarna-warni yang luar biasa indah di Pink Beach, salah satu kawasan andalan di TNK. 
  • Anda dapat menjelajahi Goa Alam Batu Cermin sepanjang 200 meter dimana terdapat aneka rupa staglatit dan staglamit yang masih terpelihara dengan baik. Disini juga anda dapat menemukan sejumlah fosil terumbu karang dan penyu yang telah membatu. Fosil ini memberi isyarat bahwa Goa Batu Cermin merupakan bagian dari palung laut pada masa lampau. Dinamakan Batu Cermin karena batu-batunya memancarkan kemilau sinar yang sangat indah.
  • Di pulau Komodo terdapat sejumlah suku yang hidup berdampingan sejak ratusan tahun silam dengan reptil raksasa yaitu Suku Modo.
Dan masih banyak lagi keindahan dan keunikan Taman Nasional Komodo yang lain. Kini saatnya bagi anda untuk berpartisipasi mendukung kemenangan komodo dan habitatnya hingga mencapai peringkat teratas 7 Keajaiban Dunia Baru Kategori Alam (New 7 Wonders of Nature).
Berbagai Cara Memilih KOMODO sebagai New 7 Wonders of Nature (7 Keajaiban Dunia Baru Kategori Alam)
VOTE MELALUI TELEPON ( TELEVOTING )
Info penting yang wajib diketahui!!
Untuk berjuang memenangkan KOMODO menjadi finalis 7 Keajaiban Dunia Baru kategori alam kita membutuhkan kurang lebih 120 juta suara. Oleh karena itu kirim dukungan Anda sebanyak-banyaknya melalui televoting ini sekarang juga!! Bagi yang telah memilih 100x dapat mendaftarkan nama yang akan diabadikan di Monumen Komodo sebagai saksi sejarah! 
Selain itu ada program yang tidak kalah menarik dan luar biasa!! Kami menantang Anda untuk membuat artikel/foto/film yang spektakuler tentang keajaiban komodo. Khusus bagi Anda yang akan mengirimkan karya berupa film, Anda dapat berpartisipasi mengirimkan karya Anda lebih dari satu film (maksimal 5 film dengan setting yang berbeda).
Setiap karya anda berupa artikel/foto/film tersebut akan diberikan kenang-kenangan spesial berupa satu buah T-Shirt bergambar Komodo dengan beragam tanda tangan dari para duta komodo.
Dan yang lebih penting, semua artikel/foto/film yang dikirimkan akan diseleksi oleh tim juri pendukung pemenangan komodo. Bagi Anda yang terpilih dan tercatat sebagai pemenang, nama Anda layak tercatat dalam Monumen Komodo.
NOTES!!
Sedikit tambahan info, untuk Anda yang ingin mendapatkan jingle dan wall waper komodo Anda dapat langsung mendownload di website kami
KOMODO MEMBUTUHKAN DUKUNGAN ANDA!!
VOTE MELALUI WEB
  1. Masuk ke alamat url website new7wonder ini (kopi-paste alamat ini) :
    http://www.new7wonders.com/community/en/new7wonders/new7wonders_of_nature/voting
  2. pilih 7 lokasi alam, dan KOMODO salah satunya
    (usahakan jangan pilih pesaing berat komodo).
  3. Klik "continue to step 2"
  4. Isi data anda termasuk email
     
  5. Klik terima "term and condition"
  6. Isikan kode verifikasi sesuai gambar yang muncul di layar.
  7. Klik "register"
  8. Buka email anda
  9. Buka surat konfirmasi dari New7Wonder
  10. Klik link yang diberikan dalam email tersebut.
    Kalau berhasil, Anda akan masuk kehalaman step 5,
    yang menyatakan kalau voting yang Anda lakukan telah berhasil.
    Seperti pada gambar dibawah ini.


    Kalau Anda punya email lebih dari satu, Anda bisa lakukan vote sebanyak email yang Anda punya. Silakan gunakan nama lain, asal nama email anda tidak boleh sama. Ayo ajak semua teman, saudara, keluarga, kolega anda untuk berpartisipasi vote for Komodo!!
Notes!
Fasilitas bagi pengunjung website untuk mendaftar di website dan melakukan posting content. Menggunakan Facebook Connect dan harus mensubmit alasan / komentar / opini tentang Komodo.

Ikuti Vote Komodo Island di Twitter
Jangan ketinggalan pembaruan dari Vote Komodo Island. Daftar hari ini dan ikuti jejak pemilihan komodo.

INGAT!!!

Kita butuh minimal 120 juta suara!! Jadi dukungan suara anda sangat dinantikan untuk meloloskan Komodo menjadi 7 besar nominator. Kirim terus sms dan polling suara anda melalui situswww.new7wonders.com hingga 11-11-2011 mendatang.

Mari kita saksikan kejayaan Komodo dalam ajang bergengsi 7 peringkat Keajaiban Alam Dunia Baru Kategori Alam.  (New 7 Wonders of Nature ). 
Satu sumbangsih suara anda dapat memberi nafas panjang bagi kehidupan Komodo, sekaligus penghormatan untuk Tanah Air tercinta....
Sumber :